Showing posts with label Tempat Makan. Show all posts
Showing posts with label Tempat Makan. Show all posts
5 Jajanan Kuliner Bogor

5 Jajanan Kuliner Bogor

Selama di Bogor pasti kalian ingin melepas penat dari kesibukan yang padat di tempat kerja. Tentu tak afdol jika ke Bogor tapi hanya sekedar berwisata.

Wisata alam menambah menjernihkan kembali pikiran yang sumpek. Tapi rasa lapar tentu tak bisa disepelekan bukan?

Jika kalian ingin mencicipi makanan yang lebih bervariatif dan unik, kalian bisa mencoba beberapa menu dibawah ini. Menu tentang 5 Jajanan Kuliner Bogor

1. Ba'so Seuseupan


Ba'so Seusepan
Source : hellobogor.com


2. Cinlok, Aci Ikan Dicolok


Cinlok, Aci Ikan Dicolok
Source : imgrum.com

3. Kang Bakso Kekinian


Kang Bakso Kekinian
Source : travel.kompas.com

4. Es Basian


Es Basian
Source : foody.id

5. Sate Beureum Mang Soleh


Sate Beureum Mang Soleh
Source : pergikuliner.com

6 Surganya Kuliner Bandung

6 Surganya Kuliner Bandung - Kali ini tamkulku punya rekomendasi kuliner dari pagi sampai malam, yang khas dan punya cita rasa ciamik. Ada banyak makanan enak dan legendaris di Bandung, mau tahu kayak apa? Yuk mari.



1. Lontong Kari Kebon Karet

Jl. Otto Iskandar Dinata, Pasir Kaliki, Cicendo, Bandung


Lontong Kari Kebon Karet
Source : satyawinnie.com


2. Chingu Caffe

Jl. Sawunggaling No. 10, Tamansari, Bandung


Chingu Caffe
Source : nichealeia.com


3. Rujak Campur Karangtingal


Rujak Campur Karangtingal
Source : merdeka.com


4. Cekeran Midun

Jl. Singaperbangsa, Bandung


Cekeran Midun
Source : maxmanroe.com


5. Bebek Ali BormeJl. Ir. H. Djuanda No. 100, Bandung


Bebek Ali Borme
Source : myeatandtravelstory.wordpress.com



6. Captain's Sea Food

Jl. Soka No. 17, Merdeka, Bandung


Captain's Seafood
Source : helenysm.com
Sate Memeng, Perpaduan Sempurna Kuah Kacang dan Kuah Padang

Sate Memeng, Perpaduan Sempurna Kuah Kacang dan Kuah Padang

Ada banyak makanan super enak di Medan. Kota yang dipenuhi dengan kehidupan kuliner yang beragam. Eits, sudah tahu Sate Memeng belum?




Sate yang dihasilkan dari kolaborasi bumbu kuah sambal kacang dengan kuah sate padang. Menciptakan rasa yang gurih dan sedap untuk dinikmati. Perpaduan yang sempurna.


Sate Memeng, Perpaduan Sempurna Kuah Kacang dan Kuah Padang


Konon Sate Memeng pertama kali dipopulerkan oleh H. Muhammad Saimin atau yang biasa disapa Memeng. Racikannya bisa dibilang legend sesuai dengan umur Sang Empu, sejak tahun 1945, saat masa-masa kemerdekaan Indonesia.

Letaknya yang ada di Jalan Irian Barat No. 2, Gang Buntu, Kota Medan, selalu diburu pembeli. Walaupun lokasinya berada di pinggir jalan tak menyurutkan para pelanggan setia untuk selalu berkunjung menikmati sate memeng idolanya.

Selain daging sapi dan ayam yang dijual, ada juga jeroan seperti ati, hati dan usus yang bisa dicicipi dan tentunya tak kalah ciamik. Potongan dagingnya pun besar serta tebal. 

Porsi Sate Memeng dipatok dengan harga Rp 20.000 untuk tiap 5 tusuk, dan buka mulai pukul 18.00 - 21.00. Buat kalian yang bepergian ke Medan, sempatkan mampir agar keingintahuan kalian terlampiaskan.

Richeese Factory Jogja

Richeese Factory yang dikenal Tamkulku adalah perusahaan yang menjual keju-kejuan di Indonesia. Apalagi produk jajanan ringan Richeese mudah didapatkan sehingga kepopuleran mereka akhirnya dikenal setiap orang.


Richeese Factory

Namun ada hal menarik setelah banyak muncul info tentang menu makanan berat dari perusahaan keju tersebut. Tidak menghilangkan brand asal muasalnya, Richeese muncul sebagai salah satu pesaing KFC dengan membuka tempat makan ayam pedas berlevel, tak lupa pula keju miliknya disematkan dalam produk tersebut.


Richeese Factory

Richeese Factory di Jogja yang belum lama ini buka, ramai dikunjungi para milenials. Konon Richeese aslinya dari Solo, baru kemudian merambah kota-kota besar yang lain di Indonesia. Tamkulku bersama teman satu kerja coba mencicipi makanan yang hits bulan November ini di Jogja.


Richeese Factory

Menunya sebenernya sama dengan menu yang ada di KFC, hanya saja tersedia menu ayam pedas berlevel. Harga yang ditawarkan pun cukup mahal namun bila dilihat per paket menunya cukup membuat kenyang.


Richeese Factory

Saran buat yang belum makan Richeese Factory di Jogja, kalau mau makan mending siang aja karena kalau malam kadang rame atau kalau mau cari agak sepian menjelang tutup jam 10 atau 11 malam, karena tutupnya sampai jam 12 malam, (sempat nanya ke teteh yang jualan disana). 

Buat kalian yang sudah kepo, apalagi dari luar Jogja dan di kota kalian belum ada Richeese Factory bisa banget dateng ke Jogja. Oya, untuk menunya Tamkulku bakalan kasih link webnya.

Situs : Richeese Factory (untuk harga tertera di situs)
Alamat : Jl. Jenderal Sudirman No. 46, Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta 55224
Sudah Pernah Coba Sate Taichan, Di Jogja Ada Loh?

Sudah Pernah Coba Sate Taichan, Di Jogja Ada Loh?

Sate pada umumnya berwarna coklat tua dengan dilumuri bumbu kecap, cabe dan bawang jika sate kambing atau dengan bumbu sambal kacang jika sate ayam. Namun, akhir-akhir ini, para pecinta kuliner disuguhi sate jenis baru yang dinamakan Sate Taichan


Sate Taichan

Sate Taichan adalah sate ayam yang dilumuri bumbu khusus berwarna agak putih serta memiliki rasa dan bumbu yang khas. Rasa pada Sate Taichan bervariasi mulai dari rasa asin, asam, dan pedas. Selain itu teknik pembakaran yang berbeda dengan sate kebanyakan.




Keberadaan Sate Taichan menjadi pusat perhatian. Akhirnya booming di berbagai kota besar di Indonesia. Umumnya Sate Taichan disajikan dengan sambal yang terbuat dari cabai merah, perasan jeruk nipis dan bahan-bahan lain.


Jangan heran jika sate taichan tak pernah sepi pembeli. Penggila rasa pedas pasti cocok dengan tingkat kepedasaannya. Di Jogja mulai merambah ke berbagai tempat makan spesial dengan menu andalan Sate Taichan, salah satunya Sate Taichan KaneeSate Taichan JogjaSate Taichan Goreng


Alamat Sate Taichan Kanee

Sate Taichan Kanee

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara
Dari Jl. Selokan Mataram belok kiri arah Horison Hotel Residence Yogyakarta masuk ke Jl. Seturan Raya. Lokasi berada di sebelah kanan jalan.

Alamat Sate Taichan Jogja

Sate Taichan Jogja

Jl. Tajem Baru, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Alamat Sate Taichan Goreng :
Sate Taichan Goreng
Area Parkir Timur Galeria Mal, Jogja

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang

Setiap kali mudik pasti lewat jalan alternatif, kenapa? soalnya gak terlalu ngoyo kejar-kejaran sama bus gede kalo lewat jalan provinsi. Selain itu juga suasanya adem, jalannya juga udah bagus sekarang gak takut lagi jeglag-jeglug di jalan. Yang tidak boleh dilewatkan saat mudik ataupun balik ialah makan di pinggir jalan. 

Lha, itu salah satu tradisi yang sering tamkulku lestarikan. Jiaahh, lestarikan. Agendakan maksudnya. Posisinya gak begitu jauh dari tempat tujuan dan pas di tengah-tengah perjalanan. Makanan apapun boleh, monggo tapi kalo tamkulku sendiri lebih prefer ke bakso yang ada di jalan perbatasan Wonosobo - Magelang


Posisinya juga udah pas banget di pertigaan di pinggir jalan. Selain bakso ada kok makan prasmanan juga disana jadi bisalah buat alternatif yang gak pengen makan bakso.Penampakannya gini (Maaf-maaf yang di foto malah jalan, karena sungkan mau foto warungnya banyak orang tapi ana sendirian. :P) :



Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Baksonya sendiri cukup berbeda dengan bakso pada umumnya. Bukan di ukurannya, ukurannya sih biasa aja bulet agak gede, cuman kalo kebanyakan bakso pasti isi mangkok rame bakso, ada yang gede ada yang kecil tapi kalo di sini cuman 1 bakos agak gede ditambah mie sama bihun. Kalo gak percaya coba liatin aja.

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Gak lupa juga ada topping tambahan berupa gorengan sama kerupuk kuning dan kerupuk putih. Daftar menu baksonya standar isinya bakso, minuman, kecap, sambal, saos sambal dan cuka. 

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Untuk tempat makannya gak usah ditanya, lapang banget bisa buat ngumpul bareng keluarga, kolega dan temen-temen. Modelnya bukan lesehan, tempat dudukan ada meja memanjang, di bagian depan juga ada jadi kalo sewaktu -waktu penuh bisa di luar sambil nonton kendaraan lewat, perawan lewat, ibu-ibu lewat dan semuanya yang lalu lalang.

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Enaknya Bakso di Perbatasan Wonosobo - Magelang
Image by Adhis

Detailnya tempat makan itu :
- Buka : Tiap hari 

- Parkir : memadai + dikondisikan
- Wastafel : ada
- Toilet : ijin
- Prasmanan : tersedia
- Harga : Bakso (@ 10K), Es Jeruk (@ 3K), Kerupuka dan Gorengan (@ 500 sen)

Alamat : Sampe ketemu pertigaan lebar sama ada 3 arah jalan kemana, kemana, sama kemana, aku lupa soalnya, abis jalanan menanjak dari Wonosobo. 
Kalo dari Magelang kanan jalan posisi tempat makannya.

Tempat Makan : Olive Chicken

Kalo kalian sering makan ayam tapi di Jogja, pasti udah pernah nyoba yang namanya Olive. Di Jogja setiap penganan atau supermarket lokal emang gak bisa ditandingin, pasti laku dan pasti rame. Harga yang bersaing dan enak tentu menjadi andalan tersendiri dikalan makanan fast food Amerika semakin menjamur.

Olive Chicken

Olive Chicken sendiri ada banyak di Jogja. Kalian bisa nemuin di spot-spot deket kota atau paling gak deket kampus. Harganya cukup ekonomis terjangkau, tempatnya luas, dan bisa di bawa pulang kalo lagi males makan disana dan ayamnya garing krispi. Paketan ayamnya sama sih kayak makanan menu ayam lainnya ada paha, dada sama sayap. Belum ada varian spesial yang bisa kalian temui, misalnya kali di Flip Burger Jakarta kan ada tuh menu ada Skin Chicken dengan seporsi 16K.



Olive Chicken

Olive Chicken

Aslinya gak ada yang perlu diulas lagi sih, kalo bilang sejarah, aku gak terlalu fanatik bahas sejarah, kalo ditanyain rasa, sudah enak tentunya, mending kalian coba sendiri deh terus kalian coba bandingin sama coba kalian battle sama yang lain tapi sejenis misal Popeye. Oya, kapan-kapan battle ah, antara Olive sama Popeye, kenapa gak sekalian jualin Bruto yah. Wkwkwkwk..

Untuk tempat jualannya di Jogja ada banyak :
Di Jalan Wahid Hasyim, Jalan Monjali No. 106, Jalan Tamansiswa.



Olive Chicken

Tempat Makan : Soto Ayam dan Es Dawet Mbak Yayuk Beran

Pagi frenkul? gimana tidur hari ini, nyenyak? semoga nyenyak ya. Pagi-pagi enaknya sarapan apa kalo frenkul? Hmm.. kayaknya makan Soto Ayam seger tuh. Ngomong-ngomong Soto Ayam, review kali ini adalah Soto Ayam dan Es Dawet Mbak Yayuk Beran.

Tempat makan Soto Ayam dan Es Dawet Mbak Yayuk Beran ada di Jl. Magelang, Yogyakarta. Disini menyediakan soto ayam rumahan yang bisa kalian coba buat alternatif makanan pagi. Posisinya emang jauh sih dari perkotaan, tapi kalo lagi disana (alias di Jl. Magelang) bisa kalian coba deh. Berikut penampakan warung alias tempat makannya.

TEMPAT MAKAN : SOTO AYAM DAN ES DAWET MBAK YAYUK BERAN
Image by Adhis

Menu Soto Ayam yang ditawarkan sedikit berbeda sama soto ayam kebanyakan mulai dari penyajian dan gorengan. Bedanya dimana? biasanya kalo makan soto di Jogja kan ditemani tempe goreng kering, tapi disana ditemani tempe goreng biasa. Suasananya juga beda banget, bawaannya kalo disana kayak lagi mampir ke rumah orang. Untuk tempat duduknya cukup cozy, selain di dalam rumah ada kok di luar yang kalo malem dipake buat jualan Angkringan, Angkringan Podomoro namanya.

TEMPAT MAKAN : SOTO AYAM DAN ES DAWET MBAK YAYUK BERAN
Image by Adhis

Untuk menunya dan pelengkap yang lain seperti ini (dari berbagai foto, ini foto yang paling bagus, hmmm.. tamkulku gak bisa foto nih frenkul, kalo ada yang bisa ajarin yo.. wkwkwk..) :

TEMPAT MAKAN : SOTO AYAM DAN ES DAWET MBAK YAYUK BERAN
Image by Adhis
Mapsnya (gak update nih Google, keterangannya Februari 2015, pantesan warung makannya belum ada, tapi ancer2-nya itu, kalo kalian lewat langsung by motor atau mobil keliatan kok) :



Keterangan lebih detail :
Hari/Jam Buka : setelah berbincang-bincang sama Ibu Penjual Soto Ayam Mbak Yayuk Beran, katanya buka tiap hari kecuali hari Minggu, kecuali kalo ada manasik haji pasti buka hari Minggu, jualannya dari pagi sampe sore, (kisaran jam 9/10an sampe siangan)
Alamat : Jl. Magelang (kilometernya gak tahu, tapi gampang kok, patokannya perempatan beran, perempatan setelah denggung, kalo dari Jl. Magelang bawah sebelum Ring Road Utara, perempatan beran belok kiri, posisinya kanan jalan sebelum Masjid, aku lupa nama masjidnya. Kalo dari Jl. Magelang atas arah Magelang berarti belok kanan)
Harga : Aku lupa nanya tapi yang pasti (Soto Ayam + Es Teh + Gorengan 4 = Rp. 12.000,-; gak tahu deh menurut kalian mahal atau murah segitu)
Fasilitas : parkir walau ribet bisa dikondisikan, tempat duduk yang cozy, gak ada lesehan, kalo mau ke toilet atau cuci tangan tinggal ijin aja, udah itu)

Tempat Makan : Mie Aceh dan Kopi Ayah Jogja

Hari Minggu sepulang dari Toga Mas beli buku dan ketemu temen, akhirnya pengen coba cari makan, menyusuri sepanjang Jalan Gejayan di Jogja. Jalan sambil ngobrol, kok gak nemu makanan yang menggoda, terus sampai akhirnya masuk ke dalem Universitas Mercu Buana yang di Jembatan Merah, gak sengaja di depan Alfamart nemuin makanan Aceh. 'Mie Aceh dan Kopi Ayah', kata temen, yuk coba, tamkulku pikir-pikir boleh juga. 


TEMPAT MAKAN : MIE ACEH DAN KOPI AYAH JOGJA
Image from olx.co.id

Jujur ini perdana tamkulku makan makanan Aceh, dari daftar list menu makanannya enak-enak cukup terjangkau tempatnya juga cozy walau gak terlalu luas tapi cukuplah buat nongkrong-nongkrong bentar sembari ngobrol sama nonton tv. Berikut penampakannya.




TEMPAT MAKAN : MIE ACEH DAN KOPI AYAH JOGJA
Image by Adhis


TEMPAT MAKAN : MIE ACEH DAN KOPI AYAH JOGJA
Image by Adhis

Dari berbagai menu yang ditawarkan, tamkulku coba pesen Mie Aceh Telor Rp. 14.000,- dan Es Milo Rp. 6.000,- Dari rasa emang Aceh banget, mie-nya agak berkari gitu rasanya, kalo tamkulku coba jelasin, mie-nya kayak ada campuran kuah kari ala-ala di Rumah Makan Padang.

Walau bagi tamkulku sedikit eneg tapi habis kok sepiring. Mungkin gak  biasa aja jadi gitu, nanti kalo dah sering ma terbiasa pasti juga gak gitu. Es Milonya sama kayak es milo pada umumnya. So far, menurut tamkulku 'Mie Aceh dan Kopi Ayah' cukup recommended selain warung makan Aceh yang lain seperti Bungong Jeumpa.




TEMPAT MAKAN : MIE ACEH DAN KOPI AYAH JOGJA
Image by Adhis


TEMPAT MAKAN : MIE ACEH DAN KOPI AYAH JOGJA
Image by Adhis

Lokasinya ada di seberang jalan, kalo kalian dari Gejayan, masuk ke UMB yang jembatan merah, posisinya kanan jalan depan Alfamart, kalo dari Seturan, lewat Selokan Mataram, perempatan setelah jembatan belok kanan, posisinya kiri jalan depan Alfamart. Ini Mapsnya.



Keterangan lebih detailnya :
Hari dan Jam Buka : Tamkulku gak nanya e, tapi mending malem aja deh kesana selain adem juga kondusif kok gak terlalu rame banget tadi aja cuma 1 orang, cepet juga gak terlalu lama nunggunya.
Alamat : Yang udah tamkulku jelasin tadi. (kalo kalian dari Gejayan, masuk ke UMB yang jembatan Merah, posisinya kanan jalan depan Alfamart, kalo dari Seturan, lewat Selokan perempatan setelah jembatan belok kanan, posisinya kiri jalan depan Alfamart)
Harga : variatif, cek menu yes, tapi kalo pengen aman min. Rp. 20.000,- itu sama kayak menu yang tamkulku pesen ( Es Milo sama Mie Aceh Telor)
Fasilitas : TV, tempat duduk, tisu, gak ada lesehan, itu kayaknya rumah terus ada tempat makannya jadi kalopun mau ke kamar mandi, coba pamit aja, kemungkinan bisa dan dibolehin.

Gurihnya Nasi Tempe Terong Telor (2T+Lor) di Prasojo

Akhirnya tamkulku bisa share ke frenkul makanan yang tamkulku pesen di Prasojo. Ini semata-mata buat menuhin janjiku ke kalian yang di edisi [Baca Juga, Tempat Makan : Prasojo] yang tamkulku pesen kemaren : Nasi Tempe Terong Telor (2T+LOR) [ini bukan singkatan resmi dari Prasojo, cuman tamkulkunya aja yang alay. hehehe..]

Berikut penampakan makanan yang dipesen :



GURIHNYA NASI TEMPE TERONG TELOR (2T+LOR) DI PRASOJO
Image by Adhis
Tamkulku ulas ya frenkul, makanan ini yang konon katanya enaknya karna diguna-guna, kok jadi nyanyi gitu sih, --'. Makanan ini kalo kata temen salah satu makanan terendes yang ada di Jogja, tamkulku rinciin lagi yang ada di UNY, dan tamkulku rinciin lagi deh, yang ada di Bulak Sumur. Buat kalian para mahasiswa/i yang ada di Jogja, tamkulku tantang buat coba di Prasojo. Di sini kalian bisa pesen makanan dengan harga ekonomis terjangkau ala-ala mahasiswa tapi tetep enak dilidah. 

Total harga Nasi Tempe Terong Telor + Es Teh = Rp. 10.500,- cukup murah bukan, kalian coba dulu deh sensasinya baru bisa kasih penilaian. Kalo dah coba, koment di bawah yah.. Kira-kira gimana menurut kalian? 

Prasojo, Pecel Lele yang Tidak Amis dan Crunchy

Haloo Frenkul!, tamkulku hari ini cukup gembira karena tempat makan legend favorit tamkulku akhirnya tamkulku post juga. Nama tempat makannya Prasojo, gak tahu terinspirasi dari mana Pak E (panggilan buat ownernya) yang jualan di Prasojo kasih nama itu tapi yang pasti tamkulku coba ulas yupss..


TEMPAT MAKAN : PRASOJO
Image by Adhis
Prasojo salah satu tempat makan yang paling sering tamkulku datangi pas jaman-jaman kuliah, pas masih ngekos di Klebengan. Jadi sedikit cerita juga, tamkulku kalo udah nemu yang pas dan cocok biasanya tamkulku bakalan langganan disitu jadi gak nyari-nyari tempat lain karena tamkulku tipe orang yang gampang terpesona, ceileh pesona, intinya kalo dah nyaman sama tambatan hati, tamkulku bakalan tetep disitu terus selama keadaan nyaman tersebut masih ada. (*ngomong apaan sih, kok kayak curcol gitu...hmmm)

Maapekun lagi ya, tamkulku lupa gak foto menu yang tamkulku pesen (gini nih kalo laper berat, jadi khilaf mulu). Jadi tamkulku kasih daftar menu + harganya dulu yah (ini dah termasuk nasi guys kalo mau nambah bayar lagi) :



TEMPAT MAKAN : PRASOJO
Image by Adhis
Menu disini cukup variatif dan ekonomis terjangkau. Ada ayam, lele, tempe, terong, tahu dan telor serta jamur. Kalian pasti mikirnya, bukannya sama ya, makanan ala-ala pecel lele dimana-mana gitu. Tamkulku kasih tahu nih, yang bikin beda dari 'Prasojo' sama yang lain adalah cara memasaknya. Biasanya kalo masak tinggal masak doank gak pake tepung, kalo di prasojo pake tepung selain jadi gurih juga bikin gak amis. Tamkulku aja kalo makan lele disana, kepalanya ikut tak crokot walau gak semua sih, enak aja, gurih-gurih mantap pokoknya.

Walaupun nasi-nya gak gratis kalo mau nambah (kalo tamkulku sih, nasi porsi jepang jadi gak jadi masalah) tapi sambalnya bisa ngambil sepuasnya, kalo tamkulku sih lebih suka sambal bawang, biar bau kalo abis makan itu tapi gak masalah, rasa pedes asinnya cukup tamkulku suka. Untuk minumnya cuma ada es the sama es jeruk. 

Ini maps-nya, gak update banget masa Google Mapsnya Maret 2015, tapi gak apa-apa deh yang penting ancer-ancernya bener, nanti masuk ke dalam lapangannya guys..



Keterangan lebih detail, di bawah ini :
- Hari/Jam Buka : Tiap hari, kata masnya dari siang, mungkin jam 11.00-22.00 (tamkulku soalnya pernah nyampe jam sepuluhan malem masih buka kok, mungkin jam 23.00 kekes buat beres-beres.)
- Alamat : Ini yang tamkulku suka, semoga menginspirasi para penjaja kuliner, jadi awalnya prasojo di pinggir jalan, terus pindah ke pinggir jalan lagi, terus pindah ke dalam lapangan area bulak sumur (alhamdulillah udah gak jual dipinggir jalan), deket lembah ugm, tepatnya lewat jalan perbatasan UNY-UGM, ambil arah mau ke Fakultas FBS dari bulak sumur yah. Nanti masuk ke dalam lapangan ada beberapa tempat makan juga disitu, luas kalo buat parkir)
- Fasilitas : Lesehan ada 2, pake meja dan tanpa meja, parkir luas (bayar Rp. 1000,-) harga min Rp. 6000,- (3T, tempet, tahu, terong, itu pun kalo belum berubah yupss) kalian ceki-ceki aja deh menunya itu belum minum, WC ada di bagian pojok, tanya aja, nanti dikasih tahu kok.

NB : Tamkulku kadang masih geram, orang yang jualan dipinggir jalan yang udah jelas-jelas hak pejalan kaki, seolah-olah cuek, padahal tamkulku takutnya hisab mereka susah karena mendzolimi orang lain, (merampas hak pejalan kaki yang udah disediain, fasilitas publik soalnya) tamkulku sebisa mungkin coba ulas kuliner yang taat aturan kalopun pinggir jalan bukan trotoar yang jadi tempat jualan. Maaf ya kalo tamkulku agak pilih-pilih, tamkulku lebih coba introspeksi diri semoga ini menginspirasi kalian. [*ini gak pernah diangkat di ceramah-ceramah ustadz, mungkin sepele, tapi kalo kaitannya sama hak orang lain, di akhirat urusannya berat.]

Nagoya, Makanan Fusion Jepang dan Indonesia di Jogjakarta

Nagoya, Kalian pernah denger kata itu? kalo di Jogja pasti pernah denger lah, awal mulanya tamkulku pikir itu salah satu prefektur, yang bener kota di Jepang dan di Jogja ada itu. Masak sih? Iya beneran. LET'S CHECK THIS OUT!!!


TEMPAT MAKAN : NAGOYA YOGYAKARTA

Sebelumnya tamkulku mau cerita dulu, jadi niatan awal karena tamkulku sama temen bingung mau makan apa, tamkulku kan pernah review Yamie Panda [Baca Juga, Tempat Makan : Yamie Panda], lha temen tamkulku pengen ke sana lagi tapi bukan buat beli Yamie tapi beli Rice Bowl, Nasi Ayam Teriyaki. 

Tamkulku bukannya gak mau tapi kan kemaren udah masa kesana lagi, ntr dikira sama Mbak Kasirnya mau kepo-in dia atau dikira mau pake vouchernya lagi. Intinya tamkulku ngerasa gak enak aja sih, kemaren barusan kesana masa kesana lagi. 

Terus tamkulku kasih alternatif gimana kalo ke Nagoya. Akhirnya dia setuju tapi pas tak tanya lagi, katanya 'Aku kalo Yamie Ok Banget, kalo Nagoya Ok' malah bikin bingung dan ada kecenderungan. Tamkulku juga sebenernya gak masalah antara keduanya tapi biar sama-sama enak, kita tentuin pake koin, kalo gambar garuda berarti JAV katanya gitu, kalo angka 500 berarti XiJinPin. Nyeleneh banget, sampai akhirnya ketemu JAV alias garuda.

Nyampe sana, langsung ke tempatnya, suasananya sama kayak Yamie Panda cuman disana lebih ke nuansa Jepang mulai dari ornamen, daftar menu, dan lagu yang diputer. Kalo pas Yamie Panda, huanying (selamat datangnya) tapi di Nagoya, irasshaimase (selamat datang). 

Sejauh ini tamkulku suka dan nyaman untuk menu dan tempatnya walau agak redup mungkin karena petang baru kesana kali ya. Berikut penampakan isi tempat makannya. Oya untuk menunya udah disesuaiin lidah orang Indonesia jadi dah cocok sama lidah kita.


TEMPAT MAKAN : NAGOYA YOGYAKARTA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : NAGOYA YOGYAKARTA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : NAGOYA YOGYAKARTA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : NAGOYA YOGYAKARTA
Image by Adhis

Tamkulku juga bakalan seperti biasa kasih maps sama keterangan info lebih detail di bawah :





Info rincinya ya frenkul :
- Hari/Jam Buka : kalo gak salah ya, buka tiap hari, kok tamkulku jadi lupa gini, jam 12.00 sampe jam 21.00 kadang juga abis jadi tutupnya bisa lebih cepet, soalnya dulu pernah kejadian gitu.

- Alamatnya : Jl. Doktor Sardjito No. 11, Terban, DIY. (Kalo bingung, kalian dari bunderan UGM nih, ke arah Mirota kampus, perempatan Mirota Kampus lurus terus, nanti belok kiri, lurus dikit 100-150 meteran sebelum belokan lagi di kanan jalan, tepatnya di ruko-ruko, tepatnya lagi samping ojek kuning (Taxi motor kalo gak salah nama ojeknya).
- Alamat webnya juga ada lho : https://nagoyafusion.net/nagoya-resto/ (buka aja, nanti ada denahnya juga kalo mau tahu, ada penjelasan singkatnya juga tentang Nagoya Resto)
- Fasilitas : tempat duduk dan meja, gak ada lesehan, parkir agak ribet karena ruko-ruko modelnya, kamar mandi gak ada tapi kalo mau pamit juga pasti dibolehin, itu aja sih yang tamkulku temuin kemaren.

Sajian Mi Tiongkok di Yamie Panda

Hai frenkul alias sahabat kuliner, kali ini tamkulku mau coba review Mie. Kira-kira mie apa hayo?? Hahaha.. Tamkulku kasih clue deh, mienya dari Tiongkok, diambil dari kisah Kungfu Panda. Kungfu Panda yang mana? Yang ini lho. 

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA

Langsung aja ya, tamkulku mau ngereview Yamie Panda. Kok tumben tamkulku bahas ini, karena sebenernya udah diagendain tamkulku sama temen mau makan mie ini lagi yang sebelumnya pernah kita coba bareng di Jalan Colombo, depan UNY [Koreksi, ternyata yang di depan UNY bukan Yamie Panda, tapi Yamie Lampion, hehehe.. Maapkeun :D]. 

Tamkulku dapet voucher dari YCHI Autism Center, pengen nyoba aja sih, beneran bisa gak vouchernya dipake. Eh, ternyata bisa, lokasi tempat kita makan Yamie Panda, bakalan tamkulku share di keterangan di bawah nanti.


Yamie Panda

Yamie Panda ini cukup spesial karena bukan semata-mata mirip mie ayam, tapi lebih ke nuansa dan tampilan mie yang berbeda. Persepsi kita yang menganggap yamie sama kayak mie ayam ternyata salah. Salahnya dimana?? Tamkulku juga kurang tahu sih persisnya, tapi yang jelas dari jenis mie sama model cara penyajiannya yang tamkulku rasa cukup berbeda. Kebanyakan mie ayam yang dijual itu ada yang kering dan berkuah campur atau pisah tapi kalo Yamie Panda di pisah dan sayurnya dikit, banyak mie-nya, mie-nya juga kecil-kecil pula. 

Penampakan mie yang tamkulku pesen kemaren plus bonus vouchernya karena Beli 2 Gratis 1 (voucher bonusnya dari YCHI Autism Center ya fren, jadi bukan dari Yamie-nya, walau mungkin ada promo tersendiri) :



Yamie Panda
Image by Adhis

Yamie Panda
Image by Adhis

Yamie Panda
Image by Adhis

Tapi yang pasti kalian harus coba kalo pengen ngerasain makan mie, nuansa Tiongkok yang kental. Mungkin inspirasi yang bikin ini, karena pernah tour ke Tiongkok jadi pengen nampilin di Jogja biar tampil beda dari mie kebanyakan.


TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis
Menu dan harga Yamie Panda :


TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis

TEMPAT MAKAN : YAMIE PANDA
Image by Adhis
Ini maps Yamie Panda tempat kita makan, walau sebenernya ada banyak cabang sih.



Biar lebih afdol aku share juga keterangan di bawah ini :
- Hari/Jam Buka : Tiap hari, mulai jam 09.00 - 22.30

- Alamat : Jl. Timoho No. 49A YK, Jl. Babarsari No. 9A YK, Jl. Laksda Adi Sucipto No. 63 YK, Jl. HOS Cokroaminoto No. 99 YK (tempat aku dan temenku makan), Jl. Kaliurang Km. 5 Gg Megatruh No. 18 YK
- Harga : variatif, terlampir di foto (cari aman min. sediain 15K belum minum)
- Fasilitas : musholla, kamar mandi, wastafel, tempat duduk, tempat lesehan tapi agak beda tempat lesehannya susah dijelasin, parkir pinggir jalan gak terlalu muat buat banyak motor atau mobil tapi kyknya bisa dikondisiin sama pak tukang parkir (Rp. 1000)